Lurah Kayu Merah Diduga Bersikap Arogan, Pukul Meja Saat Rapat Berlangsung
Font Terkecil
Font Terbesar
Ternate,sibermalut.com - Suasana rapat di kantor kelurahan Kayu Merah Kecamatan Kota Ternate Selatan mendadak memanas setelah Plt. Lurah Kelurahan Kayu Merah, Fatma Waheng, S.Ip diduga menunjukkan sikap arogan dengan memukul meja di tengah jalannya pertemuan. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat rapat internal yang membahas persoalan pelayanan dan koordinasi di lingkungan kelurahan, Selasa 05/05/26
Beberapa peserta rapat mengaku terkejut dengan tindakan tersebut karena dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya mengedepankan ketenangan dan etika dalam memimpin forum. (10/5/2026)
“Suasana awalnya biasa saja, tetapi tiba-tiba nada bicara meninggi lalu meja dipukul. Semua peserta langsung diam,” ungkap salah satu peserta rapat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Tindakan itu pun memicu sorotan dari sejumlah warga yang menilai seorang lurah harus mampu menjadi teladan dalam menyelesaikan persoalan secara bijak dan komunikatif. Sikap emosional dalam forum resmi dikhawatirkan dapat memengaruhi kenyamanan bawahan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut sumber yang diterima oleh media ini, sikap arogan Lurah tidak hanya terjadi sekali, namun hampir terjadi di setiap rapat internal.
Sejumlah tokoh masyarakat meminta agar insiden tersebut dijadikan bahan evaluasi bagi aparatur pemerintahan di tingkat kelurahan dan meminta kepada Pemerintah Kota Ternate agar mengevaluasi Lurah Kelurahan Kayu Merah.
“Pejabat publik harus bisa menahan emosi. Kritik atau perbedaan pendapat seharusnya dijawab dengan dialog, bukan dengan tindakan yang menimbulkan ketegangan, Pak Walikota harus mengganti Lurah ini” ujar seorang warga.
Tidak hanya bersikap Arogan, hak insentif Ketua-ketua RT/RW yang harusnya terbayar 3 bulan, namun baru diberikan 2 bulan saja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kelurahan terkait insiden tersebut. (Is)



