BREAKING NEWS


Pasca Penganiayaan di Galela, Kodim 1508/Tobelo dan Polres Halut Turun Redam Ketegangan

Halmahera Utara, sibermalut.com – Korem 152/Baabullah melalui Kodim 1508/Tobelo bersama Polres Halmahera Utara dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar mediasi pasca kasus penganiayaan yang melibatkan warga di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, pada hari Sabtu.

Langkah tersebut dilakukan untuk meredam ketegangan, mencegah potensi konflik lanjutan, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Kegiatan dipimpin langsung Dandim 1508/Tobelo bersama Kapolres Halmahera Utara. Dalam upaya tersebut, aparat melakukan pendekatan persuasif kepada kelompok massa dan mengimbau seluruh pihak agar menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.(25/10/2026) 

Sebagai bagian dari penyelesaian permasalahan, Dandim 1508/Tobelo bersama Forkopimda kemudian menggelar pertemuan dengan warga Desa Samuda, yang merupakan tempat tinggal terduga pelaku penganiayaan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta keluarga terduga pelaku. Melalui dialog bersama, seluruh pihak diajak mengedepankan musyawarah dan penyelesaian secara damai demi menjaga hubungan baik antarmasyarakat.

Usai mediasi, rombongan melanjutkan kegiatan dengan memantau kondisi korban penganiayaan yang menjalani perawatan di RSUD Tobelo. Berdasarkan informasi yang diperoleh saat pemantauan, kondisi korban dilaporkan telah membaik.

Dalam kesempatan terpisah, Komandan Korem 152/Baabullah mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang berpotensi memicu konflik.

Danrem juga meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada Polres Halmahera Utara sesuai proses hukum yang berlaku. Selain itu, masyarakat diimbau membuka pemalangan jalan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Upaya mediasi ini menjadi bagian dari sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Halmahera Utara.

"Seluruh masyarakat diharapkan dapat menahan diri, mengedepankan dialog, serta menjaga persaudaraan dan kerukunan antardesa agar situasi keamanan di Kecamatan Galela dan sekitarnya tetap aman, damai, dan kondusif". (Min) 

Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by malut
ADVERTISEMENT