BREAKING NEWS


Malik Yunus Soroti Layanan Puskesmas Malifut: Jangan Abaikan Keselamatan Warga

Halmahera Utara, sibermalut.com – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mendapat sorotan setelah kasus kematian seorang ibu di Desa Samsuma, Kecamatan Malifut, beberapa hari lalu. Keterbatasan fasilitas kesehatan, akses rujukan pasien, hingga persoalan ketersediaan dokter menjadi perhatian.

Akademisi bidang kesehatan Halmahera Utara, Malik Yunus, menyampaikan kritik terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Kecamatan Malifut. Ia meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya layanan kesehatan.(28/10/2026). 

Malik secara khusus menyoroti Camat Malifut, Sehan Rahman, agar tidak hanya melakukan kegiatan seremonial, tetapi juga memperhatikan persoalan pelayanan publik yang menyangkut keselamatan warga.

Menurut dia, kasus kematian seorang ibu di Desa Samsuma harus menjadi bahan evaluasi terhadap kesiapan fasilitas kesehatan dan sistem rujukan pasien di wilayah tersebut.

“Bagaimana dengan angka kematian ibu yang terjadi dua hari lalu di Desa Samsuma? Tolong perhatikan juga akses pelayanan kesehatan. Kami meminta rujukan saja tidak bisa, katanya tidak ada dokter,” ujar Malik.

Ia menilai, ketiadaan dokter dalam waktu lama dapat menimbulkan persoalan serius bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis segera. Terlebih, Puskesmas Malifut menjadi salah satu fasilitas kesehatan penting bagi warga di kecamatan tersebut.

Malik juga menyoroti informasi mengenai kekosongan dokter yang disebut berlangsung hingga satu bulan. Jika kondisi itu benar terjadi, menurut dia, pemerintah harus segera mengambil langkah agar pelayanan kesehatan tidak terganggu.

Selain tenaga medis, keterbatasan fasilitas dan sarana pendukung juga dinilai perlu mendapat perhatian. Ketersediaan ambulans, misalnya, menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang penanganan pasien darurat maupun proses rujukan ke rumah sakit.

Keluhan serupa disampaikan Bahmit Hafel. Ia mengaku kecewa karena Kecamatan Malifut yang merupakan wilayah besar dinilai belum didukung fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai.

Bahmit menegaskan, persoalan kesehatan tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut keselamatan dan nyawa manusia.

“Orang punya nyawa yang tidak terselamatkan itu tidak bisa diganti. Sangat disayangkan, sekelas ambulans saja harus menunggu bantuan dari NHM,” ungkapnya.

Ia menilai, kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah terhadap pemenuhan fasilitas kesehatan di Kecamatan Malifut. Menurut dia, masyarakat semestinya mendapatkan akses pelayanan medis yang layak tanpa harus menghadapi kendala mendasar, terutama ketika membutuhkan penanganan darurat.

Sorotan terhadap pelayanan Puskesmas Malifut ini diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, terutama instansi yang membidangi kesehatan, untuk mengevaluasi ketersediaan tenaga dokter, kelengkapan fasilitas medis, sarana ambulans, serta mekanisme rujukan pasien. 

Terpisah kepala puskesmas (Kapus) Malifut Julkifli saat di konfirmasi menjelaskan dua dokter kami berasa di luar daerah yang satu Cuti dan yang satu lagi lanjut studi, soal rujukan kalau pasien Yang darurat bisa langsung ke Rumah sakit tidak perlu pake rujukan, (min) 
Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by malut
ADVERTISEMENT