Korem 152/Baabullah Sosialisasikan Rencana Pembangunan Kodam kepada Warga Sofifi
Font Terkecil
Font Terbesar
SOFIFI, sibermalut.com – Korem 152/Baabullah menggelar sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di kawasan rencana pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Kelurahan Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Jumat 3 juli 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan Kodam di Provinsi Maluku Utara. (7/7/2026).
Sosialisasi dihadiri Danramil 1505-05/Sofifi Mayor Andi Purwanto, Kakum Rem 152/Baabullah Mayor Chk Mu'alimin, S.H., M.H., Pasi Bakti Siterrem 152/Baabullah Mayor Inf Majo Syahrir Sangadji, Ws. Kapenrem 152/Baabullah Kapten Inf Ilham Hernanda, S.Pd., Lurah Sofifi Fatmawati, serta perwakilan warga yang tinggal di lokasi rencana pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Korem membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, masukan, dan berbagai persoalan yang berkaitan dengan rencana pembangunan Kodam. Suasana diskusi berlangsung terbuka dengan melibatkan warga secara langsung.
Korem 152/Baabullah menjelaskan, keberadaan Kodam di Maluku Utara diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat koordinasi penanganan persoalan kewilayahan, serta mendukung terciptanya stabilitas keamanan yang menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan daerah.
Selain itu, pembangunan Kodam juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas pembangunan dan operasional Kodam dinilai berpotensi membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sofifi dan sekitarnya.
Di bidang sumber daya manusia, Korem menyebut kehadiran Kodam akan mempermudah putra-putri Maluku Utara yang ingin mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Selama ini, sebagian tahapan pembinaan dan seleksi masih bergantung pada Kodam di Ambon.
Melalui sosialisasi tersebut, Korem 152/Baabullah berharap masyarakat dapat memahami tujuan pembangunan Kodam sekaligus terus menjalin komunikasi yang baik dengan TNI. Dengan demikian, proses percepatan pembangunan diharapkan dapat berlangsung secara transparan, lancar, dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. (dic).



